Berupa tulisan-tulisan yang umumnya berbentuk esai (panjang / pendek) dengan judul-judul topik tertentu.
7 Pertanyaan Penting yang Ditanya Oleh Anak-Anak
-
SIAPAKAH ALLAH?
Tuhan Allah tinggal di sorga. Ia telah menciptakan bumi, bintang-bintang, semua binatang dan manusia. Ia yang menciptakan segala sesuatu dan Ia mengetahui semua hal. Allah baik.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal" (Yohanes 3:16).
-
SIAPAKAH YESUS?
Yesus adalah Putera Allah yang tidak pernah berbuat dosa. Yesus, yang diam di sorga, telah datang untuk tinggal di bumi. Ia mencintai Anda dan Ia ingin agar Anda pergi ke sorga . . . Ia tidak ingin Anda pergi ke neraka. Karena itu, Ia mati di kayu salib untuk menghapus dosa- dosa Anda. Ia dikuburkan. Lalu setelah tiga hari Ia bangkit dari kubur dan kembali ke sorga. Sekarang Ia berada di sorga.
-
DARI MANAKAH KITA BERASAL?
Tuhan yang menciptakan semua orang. Pria dan wanita yang pertama bernama Adam dan Hawa. Tuhan adalah sahabat mereka dan Ia memberikan sebuah taman yang indah yaitu Taman Eden untuk menjadi tempat tinggal mereka. Tuhan Allah yang menjadikan segala sesuatu dan sekalian orang di seluruh dunia. Tuhan yang menciptakan Anda juga. "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi" (Kejadian 1:1).
-
SIAPAKAH IBLIS ITU?
Iblis adalah seorang malaikat yang jahat. Ia membenci Allah dan menginginkan kuasaNya. Perbuatan itu dosa. Tuhan memberitahukan kepada Iblis bahwa Ia tidak lagi menjadi seorang dari malaikat-malaikat Allah. Karena itu ia menjadi musuh Allah.
-
APAKAH DOSA ITU?
Dosa berarti menentang Firman Allah. Iblis berusaha membuat kita menentang Firman Allah. Pada suatu hari Iblis datang kepada Hawa di Taman Eden dan menyuruh dia makan buah dari pohon tertentu ... padahal Allah telah melarang dia memakan buah pohon itu! Iblis berbohong. Ia berkata, "Kamu tidak akan mati apabila memakan buah itu!" Maka Hawa makan dan memberi sebagian kepada Adam. Semua orang sudah berbuat dosa. Anda juga sudah berbuat dosa.
"Semua orang telah berbuat dosa" (Roma 3:23).
-
APA TERJADI BILA SESEORANG MENINGGAL DUNIA?
Tuhan Allah harus menghukum dosa. Di dalam Kitab-Nya yaitu Alkitab, Tuhan memberitahukan apa hukuman atas dosa itu kelak. Ia berfirman, "Upah dosa ialah maut" (Roma 6:23). Semua orang yang telah berbuat dosa akan pergi ke suatu tempat yang disebut neraka bila mereka meninggal dunia. Tempat itu penuh dengan kesedihan dan kesakitan. Akan tetapi, apabila Anda memohon kepada Yesus untuk mengampuni dosa- dosamu, Ia akan membawa Anda ke sorga. Sorga adalah tempat yang indah dan menyenangkan. Di situ tidak ada kesakitan, tidak ada kesedihan, ataupun kematian. Sorga penuh dengan kebahagiaan.
"Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" (Roma 10:13).
-
BAGAIMANAKAH ANDA DAPAT KE SORGA?
Yesus berkata, Anda harus percaya bahwa Ia sudah mati dan bangkit kembali untuk menghapus dosa-dosamu. Terimalah Dia sekarang sebagai Juruselamatmu. Bila Anda berbuat demikian, Ia akan mengampuni Anda dan menyucikan Anda dari dosa serta membawa Anda ke sorga bila Anda meninggal dunia.
"Semua orang yang menerima-Nya(Yesus) diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah ... " (Yohanes 1:12) " ... Kamu harus dilahirkan kembali" (Yohanes 3:7).
Pohon Natal
"Seberapa penting pohon dalam merayakan Natal?"
Dari sekian banyak kebiasaan Natal, bayangan apa yang pertama melintas di pikiran Anda?
Sulit untuk membayangkan Natal tanpa pohon Natal. Namun kemunculannya di rumah-rumah adalah kebiasaan yang baru dimulai selama dua atau tiga ratus tahun yang lalu. Sebelum itu, orang Kristen cenderung memasang pohon di gereja, pohon itu biasanya dibiarkan tanpa dihiasi.
Apa yang Disimbolkan Pohon? Mengapa Sebenarnya Ada Pohon Natal?
Cerita dan Anak-Anak
Ditulis oleh: Santi Titik Lestari
"Kekuatan daya ingat seorang anak kecil dapat dimanfaatkan dengan memberikan segala sesuatu yang berguna untuk pertumbuhan kerohanian mereka."
Apabila Anda diminta untuk menceritakan sebuah cerita, dapatkah Anda melakukannya? Sekalipun tidak mengingat secara keseluruhan, tapi setidaknya Anda bisa menceritakan inti dari cerita tersebut. Anda tentunya masih ingat tentang cerita bahtera Nuh, Goliat, dan Yunus. Kebanyakan dari kita mengenal cerita tersebut saat masih kecil dan itu pun didapatkan di sekolah minggu. Cerita-cerita tersebut masih terekam dengan baik, bahkan sampai dewasa pun kita masih bisa mengingatnya. Apakah itu karena daya ingat kita yang baik atau karena cerita ini memang terkenal? Salah satu faktornya adalah daya ingat kita saat masih anak-anak. Anak-anak memiliki kecenderungan untuk mengingat, meniru, dan melakukan hal-hal seperti yang ia amati; tanpa orang dewasa sadari, segala tindakan, tutur kata, dan cara mereka melakukan sesuatu akan diikuti oleh anak-anak. Kecenderungan ini sering tidak diperhatikan oleh orang dewasa.
Arti Natal yang Sebenarnya
Satu minggu sebelum Natal, saya kedatangan tamu. Begini ceritanya: Saya sedang bersiap-siap untuk tidur ketika saya mendengar suara berisik di ruang tamu. Saya membuka pintu kamar dan saya amat terkejut, Sinterklas tiba-tiba muncul dari balik pohon Natal.
Membuat Anak Datang Ke Sekolah Minggu
Setiap Guru Seharusnya Mencari Murid-Murid Baru
Ada beberapa sekolah minggu yang berjalan bertahun-tahun lamanya tanpa berusaha mencari murid-murid baru. Pemimpin-pemimpin sekolah minggu perlu melihat kebutuhan anak-anak sekitarnya akan Juru Selamat. Setiap hamba Allah diperintahkan untuk "pergi", mencari orang untuk Kristus.
Tentulah memerlukan usaha yang tetap untuk mengumpulkan anak-anak yang masih di luar sekolah minggu. Bagaimana kita dapat melakukannya?
Belajar dari Masa Kanak-Kanak Yesus
Bertumbuh dalam Anugerah
Waktu Untuk Bertumbuh
Hidup Dalam Kekudusan
gkpi.org/index.php?option=com_content&view=article&id=79&Itemid=80 -- GKPI.org (Tanggal akses 9 Agustus 2010)
Ada dua cara manusia hidup. Yang pertama adalah hidup menurut daging (Galatia 5:19-21). Contohnya adalah melakukan perbuatan-perbuatan yang cabul, kotor, dan tidak patut; penyembahan berhala dan ilmu guna-guna; bermusuh-musuhan, berkelahi, cemburu, lekas marah, dan mementingkan diri sendiri; perpecahan dan berpihak-pihak, dan sebagainya.
Ketika manusia pertama, Adam dan Hawa, jatuh ke dalam dosa (Kejadian 3:6,14,24), secara fisik manusia tidak mengalami perubahan apa-apa. Perubahan yang terjadi ialah kapasitas rohani manusia yang tidak mampu untuk bersekutu dengan Tuhan karena dosa dan pemberontakan yang dilakukannya terhadap Allah. Dosa membuat manusia terpisah dengan Allah karena yang najis tidak dapat dipersatukan dengan yang kudus.
Roh Kudus dan Yesus
Sesaat sesudah Yesus duduk bersama murid-murid-Nya pada perjamuan terakhir, Dia mengumumkan kepada mereka bahwa Dia akan pergi. Mereka sangat sedih karena mereka mulai menyaksikan bahwa kematian semakin mendekati-Nya. Dia berkata kepada mereka supaya tidak gelisah, melainkan percaya kepada-Nya dan kepada Allah. Kemudian Dia berkata, "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu." (Yohanes 14:16)
Kemudian Dia mengatakan, "Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi." (Yohanes 16:7). Saat Yesus mengatakan hal ini untuk yang pertama kali, para murid tentunya merasa kesulitan untuk memahami hal ini, tetapi betapa luar biasanya pengalaman mereka saat Pentakosta. Mereka pun paham bahwa Yesus tidak membiarkan mereka bersedih.