Berupa tulisan-tulisan yang umumnya berbentuk esai (panjang / pendek) dengan judul-judul topik tertentu.
Pandangan Anak Tentang Yesus
Memperkenalkan Allah Kepada Anak
http://www.oocities.com/~eunike-net/21/didik.html (Eunike: Buletin Pendidikan Iman Anak -- diakses: 9 September 2010)
Kita belajar memperkenalkan Allah dari cara-Nya memperkenalkan Diri-Nya. Ia memperkenalkan Diri-Nya melalui peraturan, alat peraga, sejarah, narasi, Amsal dan Mazmur, serta manusia.
Banyak orang tua bertanya, "Kapankah waktu yang tepat untuk memperkenalkan Allah kepada anak?" Sering kali orang tua bertanya demikian karena beranggapan bahwa anak masih terlalu kecil untuk dapat mengenal Allah yang abstrak dan tidak terlihat. Alkitab tidak pernah memberitahukan kepada kita secara terperinci pada usia berapa anak harus diperkenalkan tentang Allah. Meskipun demikian, Alkitab berkali-kali mengingatkan orangtua untuk mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak.
Anak Kecil Pemilik Roti dan Ikan
http://renungan-harian-online.blogspot.com/ (Renungan Harian Online -- tanggal akses: 27 September 2010)
Kepolosan dan keluguan anak kecil memang luar biasa. Ketika mereka berkata mereka punya cita-cita tinggi, menjadi dokter, pilot dan sebagainya, mereka tidak pernah dipengaruhi oleh logika-logika yang biasanya dimiliki orang dewasa mengenai mungkin dan tidaknya hal itu terjadi. Wajar ketika seorang teman pada suatu ketika tertawa melihat reaksi anak kecil seperti ini dan berkata bahwa mereka belum tahu bagaimana pahitnya hidup sehingga bisa semudah itu bercita-cita. Tapi, justru keluguan anak-anak ini yang diminta Yesus sendiri untuk kita teladani. Kita bisa belajar dari mereka yang belum terkontaminasi berbagai logika dan pikiran manusiawi yang sering kali justru menghambat kita dalam mencapai keberhasilan.
Kisah Kelahiran Musa
http://ddanangaw.multiply.com/journal/item/33/2._Kisah_Kelahiran_Musa_K… (Bible Studies Community)
LATAR BELAKANG KISAH KELAHIRAN MUSA
Dua belas orang anak Yakub dengan seluruh keluarganya menetap di Mesir. Setelah beberapa generasi, mereka bertambah banyak dan terus berkembang. Firaun baru "yang tidak mengenal Yusuf" (Keluaran 1:8) menganggap keberadaan sekelompok etnis imigran di bagian utara sebagai ancaman serius bagi negeri Mesir. Untuk mencegahnya, Firaun mengambil tindakan keras. Motif militer-politis-ekonomis ini mengakibatkan terjadinya perbudakan.
Para imigran yang disambut Firaun dari dinasti terdahulu dengan penuh persahabatan, sekarang dieksploitasi sebagai budak dalam pembangunan kota-kota perbekalan Mesir: Phitom dan Ramses. "Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembanglah mereka." (Keluaran 1:12) Firaun pun bermaksud mengekang laju pertumbuhan demografis bangsa Israel dengan jalan pembunuhan secara sistematis pada semua bayi lelaki yang baru lahir.Di sini Allah akan memperkenalkan karya pembebasan-Nya lewat tokoh Musa.
Samuel: Nabi Kecil
http://www.copticchurch.net/topics/synexarion/samuel-prophet.html (Coptic Orthodox Church Network)
Dalam Perjanjian Lama, Tuhan memberikan instruksi kepada orang Israel melalui mimpi-mimpi dan penglihatan kepada para nabi dan imam. Pada beberapa periode dalam Perjanjian Lama, orang Israel melakukan perbuatan jahat di mata Tuhan, yaitu menyembah berhala. Selama periode-periode tersebut, suara Tuhan jarang terdengar kembali dan tidak ada banyak penglihatan yang Tuhan berikan. Tuhan bahkah menyerahkan orang Israel ke tangan-tangan musuh sampai akhirnya mereka mau bertobat dan kembali kepada-Nya. Tuhan pun kembali mengutus para nabi dan hakim untuk memimpin mereka ke jalan Tuhan dan menyelamatkan mereka dari para penindas.
Raja Yosia
http://www.vtaide.com/gleanings/Kings-of-Israel/biography_Josiah.ht (Alan`s Gleaning)
RINGKASAN CERITA
Gadis Kecil Pelayan Naaman
http://www.biblebb.com/files/KSS/kss-naamanservant.htm (Bible Bulletin Board)
Gadis Kecil yang Menjadi Berkat (2 Raja-raja 5:2-19)
Walaupun Allah telah memilih keturunan-keturunan Abraham untuk menjadi berkat bagi dunia yang telah jatuh (Kejadian 21:18), khususnya untuk menyatakan kepada mereka kebesaran Allah yang Hidup, orang-orang Yahudi tidak pernah menggenapi mandat mereka. Larangan dari Allah kepada umat Yahudi untuk memisahkan diri dari kenajisan dunia berkembang menjadi penyekatan antara umat Yahudi dan semua yang bukan Yahudi. Pada masa Perjanjian Baru, jika seorang Yahudi bergaul dengan non-Yahudi atau memasuki rumahnya, hal tersebut dianggap najis (Kisah 10:28). Sikap yang tidak ramah ini tampak juga dalam Kitab Yunus di Perjanjian Lama. Ketika Allah memerintahkan Yunus untuk pergi ke Niniwe dan menyampaikan pesan pertobatan kepada orang Asyur, dia tidak mau pergi. Bahkan, dia tidak taat dan menaiki kapal yang menuju Tarsis, tujuan terjauh dari Niniwe. Dia menolak memberitakan keselamatan untuk para penyembah berhala (Yohanes 1:2, 3). Akan tetapi, walaupun perasaan itu sudah lazim di antara orang-orang Yahudi, Alkitab juga memberikan kita beberapa contoh dari orang-orang Yahudi yang memperlakukan orang-orang yang tidak percaya dengan cara berbeda. Contohnya, Yusuf dan Daniel menghormati dan melayani tuan-tuan mereka dengan setia di tengah-tengah perhambaan mereka. Selain itu, mereka juga mempersaksikan iman mereka kepada Allah yang Benar. Dalam 2 Raja-raja kita memiliki contoh tentang seorang Yahudi yang diperbudak di tanah asing, tetapi dia justru menunjukkan kesetiaan serta belas kasihan kepada tuannya dengan mempersaksikan imannya kepada mereka: gadis kecil pelayan Naaman.
Sikap Anak Tentang Allah
Ketika anak berpikir tentang Allah, pengertiannya mungkin belum matang bahkan terkadang kabur dan kontradiktif. Tetapi perasaan- perasaan anak tentang Allah biasanya cukup meyakinkan. Ada anak-anak yang pada usia sangat dini sudah belajar untuk takut akan Allah sebagai hakim yang sangat berkuasa, yang akan menghukum mereka untuk setiap kesalahan yang mereka perbuat. Anak yang secara terus-menerus didisiplin dengan ancaman, teriakan, dan hukuman akan mulai memikirkan Allah sebagai pribadi yang pemarah dan pendendam. Ada anak-anak lain yang belajar menghubungkan Allah dengan semua pengalaman menyenangkan dalam hidup mereka dan menganggap-Nya sebagai sahabat yang suka menolong dan peduli akan kesejahteraan mereka.