Skip to main content

Selamat Datang di Situs PEPAK

Bagaimana pelayanan anak di tempat Anda pada era digital masa kini? Ada banyak informasi, bahan, dan ide-ide kreatif untuk bisa terus belajar firman Tuhan yang dapat diikuti dalam situs PEPAK ini.

Berupa tulisan-tulisan yang umumnya berbentuk esai (panjang / pendek) dengan judul-judul topik tertentu.

Pandangan Anak Tentang Yesus

Judul Buku
Mengenalkan Allah Kepada Anak
Pengarang
Wes Haystead
Halaman
117 -- 118
Penerbit
Yayasan Gloria
Kota
Yogyakarta
Tahun
1995
ANAK DAN YESUS Ketika anak-anak diberi pertanyaan, "Mengapa Yesus dahulu hidup di dunia?", seorang anak laki-laki berusia 5 tahun menjawab, "Allah ingin manusia tahu bahwa Dia mengasihi mereka. Tetapi ada orang yang tidak dapat mendengarkan bisikan-Nya di dalam hati mereka, jadi Dia mengutus Yesus untuk memberitakan hal ini kepada mereka dengan suara keras." Jawaban anak ini amat responsif. Jawaban ini menunjukkan bahwa anak itu memahami tujuan dasar kelahiran Yesus sebagai manusia, dan hubungan

Memperkenalkan Allah Kepada Anak

Judul Artikel
Orangtua sebagai Duta Allah bagi Anak-Anak
Pengarang
Ev. Anne Kartawijaya, MA
Situs

http://www.oocities.com/~eunike-net/21/didik.html (Eunike: Buletin Pendidikan Iman Anak -- diakses: 9 September 2010)

Kita belajar memperkenalkan Allah dari cara-Nya memperkenalkan Diri-Nya. Ia memperkenalkan Diri-Nya melalui peraturan, alat peraga, sejarah, narasi, Amsal dan Mazmur, serta manusia. Banyak orang tua bertanya, "Kapankah waktu yang tepat untuk memperkenalkan Allah kepada anak?" Sering kali orang tua bertanya demikian karena beranggapan bahwa anak masih terlalu kecil untuk dapat mengenal Allah yang abstrak dan tidak terlihat. Alkitab tidak pernah memberitahukan kepada kita secara terperinci pada usia

Kita belajar memperkenalkan Allah dari cara-Nya memperkenalkan Diri-Nya. Ia memperkenalkan Diri-Nya melalui peraturan, alat peraga, sejarah, narasi, Amsal dan Mazmur, serta manusia.

Banyak orang tua bertanya, "Kapankah waktu yang tepat untuk memperkenalkan Allah kepada anak?" Sering kali orang tua bertanya demikian karena beranggapan bahwa anak masih terlalu kecil untuk dapat mengenal Allah yang abstrak dan tidak terlihat. Alkitab tidak pernah memberitahukan kepada kita secara terperinci pada usia berapa anak harus diperkenalkan tentang Allah. Meskipun demikian, Alkitab berkali-kali mengingatkan orangtua untuk mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak.

Anak Kecil Pemilik Roti dan Ikan

Judul Artikel
Anak Kecil Pemilik Roti dan Ikan
Situs

http://renungan-harian-online.blogspot.com/ (Renungan Harian Online -- tanggal akses: 27 September 2010)

Kepolosan dan keluguan anak kecil memang luar biasa. Ketika mereka berkata mereka punya cita-cita tinggi, menjadi dokter, pilot dan sebagainya, mereka tidak pernah dipengaruhi oleh logika-logika yang biasanya dimiliki orang dewasa mengenai mungkin dan tidaknya hal itu terjadi. Wajar ketika seorang teman pada suatu ketika tertawa melihat reaksi anak kecil seperti ini dan berkata bahwa mereka belum tahu bagaimana pahitnya hidup sehingga bisa semudah itu bercita-cita. Tapi, justru keluguan anak-anak

Kepolosan dan keluguan anak kecil memang luar biasa. Ketika mereka berkata mereka punya cita-cita tinggi, menjadi dokter, pilot dan sebagainya, mereka tidak pernah dipengaruhi oleh logika-logika yang biasanya dimiliki orang dewasa mengenai mungkin dan tidaknya hal itu terjadi. Wajar ketika seorang teman pada suatu ketika tertawa melihat reaksi anak kecil seperti ini dan berkata bahwa mereka belum tahu bagaimana pahitnya hidup sehingga bisa semudah itu bercita-cita. Tapi, justru keluguan anak-anak ini yang diminta Yesus sendiri untuk kita teladani. Kita bisa belajar dari mereka yang belum terkontaminasi berbagai logika dan pikiran manusiawi yang sering kali justru menghambat kita dalam mencapai keberhasilan.

Kisah Kelahiran Musa

LATAR BELAKANG KISAH KELAHIRAN MUSA Dua belas orang anak Yakub dengan seluruh keluarganya menetap di Mesir. Setelah beberapa generasi, mereka bertambah banyak dan terus berkembang. Firaun baru "yang tidak mengenal Yusuf" (Keluaran 1:8) menganggap keberadaan sekelompok etnis imigran di bagian utara sebagai ancaman serius bagi negeri Mesir. Untuk mencegahnya, Firaun mengambil tindakan keras. Motif militer-politis-ekonomis ini mengakibatkan terjadinya perbudakan. Para imigran yang disambut Firaun dari

LATAR BELAKANG KISAH KELAHIRAN MUSA

Dua belas orang anak Yakub dengan seluruh keluarganya menetap di Mesir. Setelah beberapa generasi, mereka bertambah banyak dan terus berkembang. Firaun baru "yang tidak mengenal Yusuf" (Keluaran 1:8) menganggap keberadaan sekelompok etnis imigran di bagian utara sebagai ancaman serius bagi negeri Mesir. Untuk mencegahnya, Firaun mengambil tindakan keras. Motif militer-politis-ekonomis ini mengakibatkan terjadinya perbudakan.

Para imigran yang disambut Firaun dari dinasti terdahulu dengan penuh persahabatan, sekarang dieksploitasi sebagai budak dalam pembangunan kota-kota perbekalan Mesir: Phitom dan Ramses. "Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembanglah mereka." (Keluaran 1:12) Firaun pun bermaksud mengekang laju pertumbuhan demografis bangsa Israel dengan jalan pembunuhan secara sistematis pada semua bayi lelaki yang baru lahir.Di sini Allah akan memperkenalkan karya pembebasan-Nya lewat tokoh Musa.

Samuel: Nabi Kecil

Judul Artikel
Samuel the Prophet
Dalam Perjanjian Lama, Tuhan memberikan instruksi kepada orang Israel melalui mimpi-mimpi dan penglihatan kepada para nabi dan imam. Pada beberapa periode dalam Perjanjian Lama, orang Israel melakukan perbuatan jahat di mata Tuhan, yaitu menyembah berhala. Selama periode-periode tersebut, suara Tuhan jarang terdengar kembali dan tidak ada banyak penglihatan yang Tuhan berikan. Tuhan bahkah menyerahkan orang Israel ke tangan-tangan musuh sampai akhirnya mereka mau bertobat dan kembali kepada-Nya.

Dalam Perjanjian Lama, Tuhan memberikan instruksi kepada orang Israel melalui mimpi-mimpi dan penglihatan kepada para nabi dan imam. Pada beberapa periode dalam Perjanjian Lama, orang Israel melakukan perbuatan jahat di mata Tuhan, yaitu menyembah berhala. Selama periode-periode tersebut, suara Tuhan jarang terdengar kembali dan tidak ada banyak penglihatan yang Tuhan berikan. Tuhan bahkah menyerahkan orang Israel ke tangan-tangan musuh sampai akhirnya mereka mau bertobat dan kembali kepada-Nya. Tuhan pun kembali mengutus para nabi dan hakim untuk memimpin mereka ke jalan Tuhan dan menyelamatkan mereka dari para penindas.

Raja Yosia

Judul Artikel
King Josiah - Biography
RINGKASAN CERITA Yosia menjadi raja ketika dia masih anak-anak dalam usia 8 tahun. Ia segera melakukan perintah Tuhan yang bertentangan dengan ayahnya, Raja Amon. Dia mengadakan reformasi dan mengambil langkah-langkah tegas terhadap penyembahan berhala. Pada usia 25 tahun, Yosia memutuskan untuk membangun kembali Bait Allah yang keadaannya memburuk akibat usia. Seorang pekerja yang membersihkan Bait Allah menemukan sebuah kitab. Raja Yosia mendengar sekretarisnya membaca kitab tersebut. Setelah itu,

RINGKASAN CERITA

Gadis Kecil Pelayan Naaman

Judul Artikel
Women of the Bible ­ Naaman`s Servant Girl, the Girl Who was a Blessing (2 Kings 5:2-19)
Gadis Kecil yang Menjadi Berkat (2 Raja-raja 5:2-19) Walaupun Allah telah memilih keturunan-keturunan Abraham untuk menjadi berkat bagi dunia yang telah jatuh (Kejadian 21:18), khususnya untuk menyatakan kepada mereka kebesaran Allah yang Hidup, orang-orang Yahudi tidak pernah menggenapi mandat mereka. Larangan dari Allah kepada umat Yahudi untuk memisahkan diri dari kenajisan dunia berkembang menjadi penyekatan antara umat Yahudi dan semua yang bukan Yahudi. Pada masa Perjanjian Baru, jika seorang

Gadis Kecil yang Menjadi Berkat (2 Raja-raja 5:2-19)

Walaupun Allah telah memilih keturunan-keturunan Abraham untuk menjadi berkat bagi dunia yang telah jatuh (Kejadian 21:18), khususnya untuk menyatakan kepada mereka kebesaran Allah yang Hidup, orang-orang Yahudi tidak pernah menggenapi mandat mereka. Larangan dari Allah kepada umat Yahudi untuk memisahkan diri dari kenajisan dunia berkembang menjadi penyekatan antara umat Yahudi dan semua yang bukan Yahudi. Pada masa Perjanjian Baru, jika seorang Yahudi bergaul dengan non-Yahudi atau memasuki rumahnya, hal tersebut dianggap najis (Kisah 10:28). Sikap yang tidak ramah ini tampak juga dalam Kitab Yunus di Perjanjian Lama. Ketika Allah memerintahkan Yunus untuk pergi ke Niniwe dan menyampaikan pesan pertobatan kepada orang Asyur, dia tidak mau pergi. Bahkan, dia tidak taat dan menaiki kapal yang menuju Tarsis, tujuan terjauh dari Niniwe. Dia menolak memberitakan keselamatan untuk para penyembah berhala (Yohanes 1:2, 3). Akan tetapi, walaupun perasaan itu sudah lazim di antara orang-orang Yahudi, Alkitab juga memberikan kita beberapa contoh dari orang-orang Yahudi yang memperlakukan orang-orang yang tidak percaya dengan cara berbeda. Contohnya, Yusuf dan Daniel menghormati dan melayani tuan-tuan mereka dengan setia di tengah-tengah perhambaan mereka. Selain itu, mereka juga mempersaksikan iman mereka kepada Allah yang Benar. Dalam 2 Raja-raja kita memiliki contoh tentang seorang Yahudi yang diperbudak di tanah asing, tetapi dia justru menunjukkan kesetiaan serta belas kasihan kepada tuannya dengan mempersaksikan imannya kepada mereka: gadis kecil pelayan Naaman.

Sikap Anak Tentang Allah

Judul Buku
Mengenalkan Allah Kepada Anak
Pengarang
Wes Haystead
Halaman
137--141
Penerbit
Yayasan Gloria
Tahun
1998
Ketika anak berpikir tentang Allah, pengertiannya mungkin belum matang bahkan terkadang kabur dan kontradiktif. Tetapi perasaan- perasaan anak tentang Allah biasanya cukup meyakinkan. Ada anak-anak yang pada usia sangat dini sudah belajar untuk takut akan Allah sebagai hakim yang sangat berkuasa, yang akan menghukum mereka untuk setiap kesalahan yang mereka perbuat. Anak yang secara terus-menerus didisiplin dengan ancaman, teriakan, dan hukuman akan mulai memikirkan Allah sebagai pribadi yang pemarah

Ketika anak berpikir tentang Allah, pengertiannya mungkin belum matang bahkan terkadang kabur dan kontradiktif. Tetapi perasaan- perasaan anak tentang Allah biasanya cukup meyakinkan. Ada anak-anak yang pada usia sangat dini sudah belajar untuk takut akan Allah sebagai hakim yang sangat berkuasa, yang akan menghukum mereka untuk setiap kesalahan yang mereka perbuat. Anak yang secara terus-menerus didisiplin dengan ancaman, teriakan, dan hukuman akan mulai memikirkan Allah sebagai pribadi yang pemarah dan pendendam. Ada anak-anak lain yang belajar menghubungkan Allah dengan semua pengalaman menyenangkan dalam hidup mereka dan menganggap-Nya sebagai sahabat yang suka menolong dan peduli akan kesejahteraan mereka.

Mengasah Kebiasaan-Kebiasaan Anak Anda

Judul Artikel
Forming Habits in Your Child
Judul Buku
How To Bring Your Children to Christ
Pengarang
Andrew Murray
Halaman
131 -- 137
Penerbit
Whitaker House
Tahun
1995
"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu." (Amsal 22:6). Janji ini merupakan pernyataan Kitab Suci tentang prinsip dari semua pendidikan. Didikan (pelatihan) terhadap anak dapat menentukan kehidupannya kelak. Ketika keyakinan ini diangkat menjadi kepercayaan kepada Allah dan janji-janji-Nya, maka keyakinan ini menjadi jaminan bahwa asuhan orangtua tidaklah sia-sia dalam Tuhan. Segalanya tergantung pada pandangan

Pembinaan yang Holistik Untuk Menjawab Kebutuhan Rohani Anak

Judul Artikel
Pembinaan yang Holistik dan Metode Anak Aktif
Judul Buku
Mereformasi Sekolah Minggu: 8 Kiat Praktis Menjadikan Sekolah Minggu Berpusat pada Anak
Pengarang
Paulus Lie
Halaman
50--56
Penerbit
PBMR ANDI
Tahun
2003
Ada dua hal yang sangat penting dan mendasar bagi guru sekolah minggu dalam melayani anak-anak, guna memenuhi kebutuhan rohani mereka. 1. Arah Pembinaan Anak: Pembinaan Anak yang Holistik Apa maksud dari pembinaan anak yang holistik? Yang dimaksud dengan holistik adalah anak dibina secara menyeluruh. Pembinaan ini meliputi keseluruhan aspek kebutuhan dan pergumulan hidup anak setiap hari (sehari-hari). Pada saat ini, banyak sekolah minggu yang hanya berpikir tugasnya adalah membina anak untuk soal-soal