Skip to main content

Selamat Datang di Situs PEPAK

Bagaimana pelayanan anak di tempat Anda pada era digital masa kini? Ada banyak informasi, bahan, dan ide-ide kreatif untuk bisa terus belajar firman Tuhan yang dapat diikuti dalam situs PEPAK ini.

Berupa tulisan-tulisan yang umumnya berbentuk esai (panjang / pendek) dengan judul-judul topik tertentu.

Drama di Dalam Kelas

Judul Artikel
Drama in the Classroom
Judul Buku
24 Ways to Improve Your Teaching
Pengarang
Kenneth O. Gangel
Halaman
112 -- 117
Penerbit
SP Publication Inc,
Kota
Amerika Serikat
Tahun
1974
Beberapa orang mengatakan bahwa drama mengajarkan tentang kehidupan kepada kita dengan cara yang lebih jelas dan lebih gamblang daripada yang kita alami sebenarnya. Drama cenderung mengelompokkan masalah-masalah kompleks dalam hidup manusia, bukan dengan penyederhanaan, namun melalui seleksi. Drama dapat membuat cerita dan gagasan menjadi lebih hidup, dan karena sifat dasarnya yang pokok dan kreatif, drama sering menjadi teknik pendidikan yang penting. Ketika kita memikirkan tentang konteks pendidikan

Nyanyian Gereja di Sekolah Minggu

Situs

http://branckly.blogspot.com (Writting`s [sic] Collections: BrancklyEP`s Collection of paper waritting [sic])

"Nyanyian dan musik gerejawi merupakan unsur yang amat penting dalam kehidupan kerohanian dan peribadahan umat Kristen di segala abad dan zaman."[1] Pernyataan tersebut memiliki hubungan yang erat dengan kesaksian-kesaksian yang tertulis di dalam Alkitab dan seharusnya mendapat perhatian yang serius dari setiap orang Kristen. Dengan kata lain, musik pada umumnya dan nyanyian gereja pada khususnya merupakan hal yang penting dalam kehidupan bergereja (orang-orang Kristen). Melalui musik orang-orang

Musik Sebagai Alat Bantu Mengajar

Judul Artikel
Bagaimana Menggunakan Musik dan Pujian Menjadi Alat Bantu Mengajar?
Situs

http://pepak.sabda.org (PEPAK -- Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen)

Secara alami seorang anak akan mudah terpesona oleh musik. Dalam pelayanan sekolah minggu, pujian dan musik dapat menjadi alat bantu yang mampu mengajarkan kebenaran Alkitab kepada anak-anak, baik dalam ibadah rutin pada hari Minggu maupun dalam kegiatan khusus. Musik adalah alat komunikator yang ampuh. Dengan bantuan melodi dan irama yang harmonis, namun sederhana dan mudah, maka syair atau lirik lagu yang mengandung kebenaran firman Tuhan dapat diajarkan dan ditanamkan ke dalam hati dan pikiran

Secara alami seorang anak akan mudah terpesona oleh musik. Dalam pelayanan sekolah minggu, pujian dan musik dapat menjadi alat bantu yang mampu mengajarkan kebenaran Alkitab kepada anak-anak, baik dalam ibadah rutin pada hari Minggu maupun dalam kegiatan khusus. Musik adalah alat komunikator yang ampuh. Dengan bantuan melodi dan irama yang harmonis, namun sederhana dan mudah, maka syair atau lirik lagu yang mengandung kebenaran firman Tuhan dapat diajarkan dan ditanamkan ke dalam hati dan pikiran anak-anak.

Menyanyi merupakan alat bantu mengajar yang efektif dan merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak sehingga proses belajar mengajar dapat terjadi dengan lebih baik. Anak menjadi lebih cepat menerima serta memahami materi pengajaran, dan peluang anak untuk tetap mengingat menjadi lebih besar dibanding apabila hanya menerima kata-kata saja tanpa bantuan melodi dan irama musik. Sebagai alat bantu mengajar, musik dan pujian dapat berguna untuk:

Panggung Boneka dalam Sekolah Minggu

Judul Artikel
(1): Why Puppet Ministry dan (2): Bringing Puppets to Life
Judul Buku
Puppets: Ministry Magic
Pengarang
Dale and Liz VonSeggen
Halaman
8-11 dan 31-36
Penerbit
Zondervan Bible Publisher
Kota
USA
Tahun
1990
Mengapa melayani menggunakan panggung boneka? Keith Loy mengusulkan tim panggung boneka kepada kelompok remajanya. Reaksi pertama mereka cenderung negatif dan ide tersebut dianggap buruk! Walaupun demikian, Keith berhasil meyakinkan organisasi wanita di gereja mereka agar membeli lima boneka panggung untuk kelompok remaja. Setelah melewati tes, tujuh anak kelas besar mulai berlatih untuk pementasan boneka panggung. Anak-anak sekolah minggu sangat senang ketika Keith menampilkan perlengkapan pentas

Mama Menanam Saya di Gereja

Pengarang
Andar Ismail
Halaman
61 -- 64
Penerbit
PT BPK Gunung Mulia
Kota
Jakarta
Tahun
2009
Pagi buta saya sudah dibangunkan, padahal saya masih ingin terus tidur. Lalu mama menyuruh saya untuk mengenakan pakaian yang bagus; kami akan ke gereja. Pada waktu itu umur saya sekitar 4 tahun. Itulah kenangan saya yang paling dini tentang gereja. Di luar, udara dingin Bandung langsung menusuk. Pagi itu udara masih berkabut. Bersama ketiga kakak perempuan saya, kami berjalan ke gereja. Gereja kami terletak di Jalan Kebonjati. Sekolah minggu diadakan dalam ruangan-ruangan di bagian belakang gereja.

Pagi buta saya sudah dibangunkan, padahal saya masih ingin terus tidur. Lalu mama menyuruh saya untuk mengenakan pakaian yang bagus; kami akan ke gereja. Pada waktu itu umur saya sekitar 4 tahun. Itulah kenangan saya yang paling dini tentang gereja.

Di luar, udara dingin Bandung langsung menusuk. Pagi itu udara masih berkabut. Bersama ketiga kakak perempuan saya, kami berjalan ke gereja. Gereja kami terletak di Jalan Kebonjati.

Sekolah minggu diadakan dalam ruangan-ruangan di bagian belakang gereja. Kami duduk tenggelam di kursi besar mengitari meja panjang bertaplak hijau. Di ujung depan meja terdapat beberapa buku, entah buku apa. Ada juga palu kayu berukir. Suasana ruangan itu kaku dan tegang. Yang menarik hanya pigura besar bergambar Yesus memegang tongkat panjang dengan ujung melengkung. Murid di kelas saya berjumlah lima anak, jadi masih banyak kursi yang kosong. Di kemudian hari baru saya tahu bahwa ruangan itu adalah konsistori dan ruang rapat majelis jemaat.

Kuasa Doa

Judul Artikel
Powerful Praying
Judul Buku
Becoming a Treasured Teacher
Pengarang
Jody Capehart
Halaman
57 -- 63
Penerbit
Victor Books
Kota
USA
Tahun
1992
Doa adalah jalan utama yang Allah gunakan untuk mengubah kita. Doa yang sejati menghidupkan dan mengubah hidup. William Carey menulis, "doa yang rahasia, tekun, dan penuh kepercayaan merupakan awal mula dari kemiripan dengan Kristus." Semua orang yang pernah berjalan dengan Tuhan tahu bahwa doa merupakan hal yang utama hidup mereka. Marthin Luther pernah berkata, "Aku sibuk sekali sehingga aku tidak dapat mulai sebelum berdoa selama 3 jam setiap hari." Kita semua mengerti bahwa doa sangat penting

Doa adalah jalan utama yang Allah gunakan untuk mengubah kita. Doa yang sejati menghidupkan dan mengubah hidup. William Carey menulis, "doa yang rahasia, tekun, dan penuh kepercayaan merupakan awal mula dari kemiripan dengan Kristus." Semua orang yang pernah berjalan dengan Tuhan tahu bahwa doa merupakan hal yang utama hidup mereka. Marthin Luther pernah berkata, "Aku sibuk sekali sehingga aku tidak dapat mulai sebelum berdoa selama 3 jam setiap hari."

Kita semua mengerti bahwa doa sangat penting dan merasakan kebutuhan untuk berdoa bagi murid-murid kita. Jadi, apa yang dapat mencegah kita untuk tetap berdoa jika kita tahu bahwa itu benar?

Yesus Bertindak Sesuai Firman Allah

Judul Artikel
What Jesus Taught About The Bible: How Jesus Acted With Respect To The Bible
Judul Buku
What Jesus Thaught
Pengarang
George Alder
Halaman
18 -- 19
Penerbit
Standard Publishing
Kota
Ohio, USA
Yang terutama, Yesus memercayai, menaati, dan sering mengutip firman Allah. Yesus Memercayai Firman Allah Kita menyaksikan bahwa Yesus memercayai firman Allah dan memakai firman Allah sebagai pemahaman akan misi-Nya ke dunia. Ketika di dalam penjara Yohanes mendengar kabar tentang apa yang dilakukan Yesus, dia mengirim beberapa murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus, "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?" Yesus menjawab dengan kata-kata yang sangat mirip dengan

Yang terutama, Yesus memercayai, menaati, dan sering mengutip firman Allah.

Yesus Memercayai Firman Allah

Kita menyaksikan bahwa Yesus memercayai firman Allah dan memakai firman Allah sebagai pemahaman akan misi-Nya ke dunia. Ketika di dalam penjara Yohanes mendengar kabar tentang apa yang dilakukan Yesus, dia mengirim beberapa murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus, "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?" Yesus menjawab dengan kata-kata yang sangat mirip dengan Yesaya 35:3: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik." (Matius 11:4b-5) Pandangan yang sama diucapkan dalam khotbah-Nya di Nazaret. Di sana, dia mengatakan bahwa Yesaya 61:1-3 digenapi dalam misi-Nya untuk memberitakan kabar baik, menyembuhkan, dan menebus.

Menjadi Pelaku Firman

Perkataan Yesus ketika mengajar selalu sederhana dan mudah mengerti. Dia mengajar dengan penuh kasih dan wibawa sehingga orang-orang pun takjub kepada-Nya. Dalam Matius 7:24-27, kita mendapatkan bahwa Yesus berbicara tentang rumah yang dibangun di atas fondasi yang terbuat dari batu dan pasir. "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah

Perkataan Yesus ketika mengajar selalu sederhana dan mudah mengerti. Dia mengajar dengan penuh kasih dan wibawa sehingga orang-orang pun takjub kepada-Nya. Dalam Matius 7:24-27, kita mendapatkan bahwa Yesus berbicara tentang rumah yang dibangun di atas fondasi yang terbuat dari batu dan pasir.

"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya." (Matius 7:24-27)

Pendidik yang Mencintai Tuhan

Judul Artikel
Kristus Pengarah Pendidikan
Judul Buku
Seni Membentuk Karakter Kristen
Pengarang
Dr. Mary Setiawani dan Pdt. Dr. Stephen Tong
Halaman
77 -- 78
Seorang pendidik Kristen harus mengasihi Tuhan terlebih dahulu. Hanya dengan mengasihi Tuhan dan menjalankan tugas yang diberikan Tuhan untuk menjadi pendidik, barulah kita dapat mencapai kesuksesan seperti yang dikehendaki Tuhan. Kita harus mencintai Tuhan karena tugas menjadi pendidik adalah mandat yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Menjadi pendidik harus didasarkan pada cinta kepada Tuhan sehingga kita mencintai tugas tersebut. Jika kita tidak mempunyai motivasi bahwa kita mengerjakan tugas itu untuk Tuhan, kita akan sangat mudah tergelincir, kecewa, dan putus asa.