Skip to main content

Selamat Datang di Situs PEPAK

Bagaimana pelayanan anak di tempat Anda pada era digital masa kini? Ada banyak informasi, bahan, dan ide-ide kreatif untuk bisa terus belajar firman Tuhan yang dapat diikuti dalam situs PEPAK ini.

Berupa tulisan-tulisan yang umumnya berbentuk esai (panjang / pendek) dengan judul-judul topik tertentu.

Generasi Digital Native dan Gerakan "Apps4God"

Ditulis oleh: Redaksi e-BinaAnak

Teknologi digital terus berkembang dan sangat cepat diadaptasi oleh anak-anak muda saat ini, yaitu anak-anak muda dari generasi yang sering disebut sebagai generasi "digital native". Mereka adalah generasi yang lahir setelah tahun 2000, dan yang sudah melihat peralatan digital sejak mereka lahir. Karena itu, mereka mengadaptasi cara belajar, cara berpikir, dan cara hidup dengan dunia digital secara alamiah. Akibatnya, anak-anak muda sekarang tidak lagi bisa dilepaskan dari gawai (gadget/smartphone). Bagaimana tidak? Sebagian besar relasi mereka sekarang adalah melalui media sosial di dunia maya. Dan, dunia "apps" telah menjadi dunia penting yang menunjang kehidupan dan eksistensi anak-anak muda zaman ini.

Mengajar Generasi Digital

Akhir-akhir ini, saya dengan santai mengamati program pelayanan umum (dari berbagai usia) di sebuah gereja kecil yang saya kunjungi, dan ada sesuatu yang menarik perhatian saya. Saya memperhatikan sesuatu tentang anak-anak yang saya kira belum pernah saya lihat sebelumnya -- walaupun saya yakin, saya pernah melihat hal yang sama sebelumnya.

Memuridkan Anak dengan Firman Tuhan

Ditulis oleh: Santi T.

Kapan kita harus mengenal Allah? Apakah ketika kita sudah mulai beranjak dewasa? Mengenal Allah adalah suatu proses, dan itu akan berlangsung selama kita hidup. Namun, alangkah lebih baik apabila sejak dini, kita sudah mengenal Allah, baik melalui orang tua maupun orang-orang yang dekat dengan kita. Untuk itu, sebagai orang tua atau pelayan anak, kita mempunyai tanggung jawab untuk mengenalkan anak-anak kepada Allah dan memuridkan mereka. Mengapa kita harus mengenalkan anak-anak kepada Allah?

Penggenapan Nubuat Firman Allah Seputar Kebangkitan Yesus

Saya pernah pergi ke sebuah rumah duka untuk menemui seorang teman yang kehilangan ibunya. Ketika saya memasuki rumah itu, saya mengharapkan suasana yang penuh kesedihan dan terdengar suara orang-orang yang menangis. Namun, hal itu tidak benar-benar terjadi! Kenyataannya adalah orang-orang berbicara bahkan tertawa beberapa kali. Saat itu, saya merasa yakin bahwa pada dasarnya keluarga itu bersedih karena kehilangan salah satu orang yang mereka cintai, tetapi di sisi lain, saya juga merasa ada jaminan di antara mereka bahwa mereka akan melihat anggota keluarganya itu lagi. Hal itulah yang membawa kenyamanan dan kedamaian di tengah suasana duka saat itu.

Nubuat Firman Tuhan Digenapi Melalui Kematian Yesus Kristus

Nubuat Firman Tuhan Mengenai Kematian Kristus

Mengapa nubuat firman Tuhan mengenai kematian Yesus Kristus sangat penting? Perjanjian Lama memuat lebih dari seratus nubuat tentang Yesus. Beberapa nubuat berkenaan dengan kematian-Nya. Hal ini adalah bukti kuat keakuratan Alkitab dan inspirasi ilahi. Meskipun nubuat-nubuat ini ditulis oleh beberapa orang yang berbeda selama bertahun-tahun, mereka dipenuhi secara ilahi! Berikut ini adalah beberapa nubuat mesianik dan penggenapannya.

Mengasihi Allah dengan Mencintai FirmanNya

Cinta adalah hal yang kompleks. Bertentangan dengan gagasan populer, cinta bukanlah perasaan atau emosi yang dapat membuat Anda jatuh ke dalamnya dan kemudian Anda bisa keluar dari situ. Cinta adalah hal yang kompleks, yang berarti cinta melibatkan banyak hal. Sebuah pernyataan klasik mengatakan bahwa kemampuan manusia terdiri dari pikiran, kemauan, dan kasih sayang. Hal ini berarti cinta berakar pada pengetahuan; cinta dilaksanakan dalam keputusan yang disengaja; dan cinta dilakukan dalam kasih sayang. Mencintai seseorang melibatkan semua hal ini. Mencintai seseorang berarti Anda juga harus menyukai hal-hal mengenai orang itu. Hal ini adalah yang paling benar dari cinta kepada Allah. Kita mengasihi Dia, dan kasih itu yang menuntun kita untuk mencintai segala sesuatu tentang Dia. Salah satu hal adalah firman-Nya. Mengasihi Allah adalah mengasihi firman-Nya. Mazmur 119 berkata, "Oh, betapa aku mencintai Taurat-Mu!" (ayat 97).