Skip to main content

Selamat Datang di Situs PEPAK

Bagaimana pelayanan anak di tempat Anda pada era digital masa kini? Ada banyak informasi, bahan, dan ide-ide kreatif untuk bisa terus belajar firman Tuhan yang dapat diikuti dalam situs PEPAK ini.

Berupa tulisan-tulisan yang umumnya berbentuk esai (panjang / pendek) dengan judul-judul topik tertentu.

Bagaimana Kita Mempersiapkan Anak-Anak Kita untuk Menghadapi Penderitaan?

(Wawancara dengan John Piper -- Transkrip Audio)

Sebuah pertanyaan yang menyentuh, penting, dan bijaksana dari seorang ibu. "Pastor John, nama saya Malia, dan saya baru menjadi ibu dari seorang bayi laki-laki. Saya sudah berpikir tentang konsep menderita dalam kaitannya dengan anak saya. Akan sangat sulit untuk melihatnya menderita, tetapi saya tahu dia akan menghadapinya pada suatu hari, dan mungkin dia sudah mengalaminya dengan caranya sendiri sebagai bayi. Pertanyaan saya sederhana: Bagaimana cara mempersiapkan dirinya untuk, dan membesarkannya untuk menangani, penderitaan? Apa saja cara praktis bagi orangtua muda untuk mengajarkan anak bahwa penderitaan adalah bagian dari kehidupan, dan bahwa kita dapat memercayai Tuhan di dalamnya?"

Akankah Generasi Berikutnya Tahu?

Submitted by admin on

Ayat Alkitab: Hakim-Hakim 2:6-14

"Yosua pun melepaskan bangsa itu pergi. Lalu pergilah orang Israel, masing-masing ke milik pusakanya, untuk mewarisi negeri itu. Beribadahlah bangsa itu kepada TUHAN di sepanjang zaman Yosua dan di sepanjang zaman para tua-tua yang hidup lebih lama sesudah masa sesudah Yosua, yang melihat seluruh perbuatan TUHAN yang besar, yang dilakukan-Nya bagi bangsa Israel. Matilah Yosua bin Nun, hamba TUHAN itu, pada usia 110 tahun. Mereka menguburkannya di daerah milik pusakanya di Timnat-Heres, di Pegunungan Efraim, di sebelah utara Gunung Gaas. Namun, setelah seluruh keturunan itu dikumpulkan dengan nenek moyangnya, muncullah keturunan yang lain sesudah mereka, yang tidak mengenal TUHAN ataupun perbuatan-Nya bagi orang Israel. Keturunan Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan beribadah kepada Baal. Mereka meninggalkan TUHAN, Allah dari nenek moyang mereka yang membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Lalu, mereka mengikuti allah lain yaitu allah dari bangsa-bangsa yang ada di sekeliling mereka dan sujud menyembahnya sehingga membangkitkan amarah TUHAN. Mereka meninggalkan TUHAN dan berbakti kepada Baal dan Asytoret. Lalu, bangkitlah amarah TUHAN terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke tangan para perampok dan menjual mereka ke tangan musuh-musuh di sekelilingnya, sehingga mereka tidak sanggup lagi bertahan di hadapan musuh-musuhnya."